Langsung ke konten utama

Jenis-Jenis Penilaian Agama Islam di MI/SD

 Mata Kuliah:

Pengembangan Instrumen Tes



Dosen Pengampu:

Yumn Jamilah, M.Pd.T.



Oleh:

Anisa Eka Safitri (1911010015)



Kelas/Semester:

D/5

JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN INTAN LAMPUNG
TAHUN AKADEMIK 2021










Jenis-Jenis Penilaian Agama Islam di MI/SD


1. Tes Tertulis

Tes ini dapat berupa pilihan ganda, menjodohkan, benar salah, isian singkat, dan uraian. Biasanya tes tertulis digunakan untuk menilai pengetahuan yang dimiliki peserta didik.


2. Tes Perbuatan

Tes perbuatan adalah tes yang digunakan untuk mengetahui kemampuan siswa dari segi praktek dan pengetahuannya. Jadi tes ini digunakan oleh guru pada saat proses pembelajaran berlangsung yang memungkinkan terjadinya praktek, untuk mengukur indikator yang ditetapkan dalam kurikulum yang mengarah pada ranah psikomotorik.


3. Pemberian Tugas

Pemberian tugas ini dilakukan mulai dari awal kelas sampai dengan akhir kelas yang sesuai dengan kemampuan dan perkembangan peserta didik. Materi pemberian tugas harus sesuai dengan kompetensi yang ditetapkan kurikulum. Pemberian tugas ini dapat berupa tugas individu yang dilakukan guru secara periodik, tugas tersebut dapat diselesaikan di kelas maupun di luar kelas (rumah). Pemberian tugas juga dapat berupa tugas kelompok, biasanya tugas tersebut berupa hal-hal yang bersifat empirik dan kasuistik, kemudian peserta didik diminta melakukan pengamatan langsung dari lapangan.


4. Penilaian Proyek

Penilaian proyek adalah penilaian berbasis kelas terhadap tugas yang harus di selesaikan dalam waktu tertentu. Penilaian ini dilakukan guru untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan pemahaman peserta didik pada pembelajaran tertentu. Dalam penilaian proyek, guru hendaknya memonitor keterampilan siswa dalam merencanakan, menyelidiki, dan menganalisa proyek.


5. Penilaian Sikap

Penilaian sikap dapat dilakukan dalam berbagai mata pelajaran yang berkaitan dengan berbagai obyek. Sikap antara lain yaitu sikap terhadap mata pelajaran, sikap terhadap guru mata pelajaran, sikap terhadap proses pembelajaran, sikap terhadap materi pembelajaran, dan sikap yang berhubungan dengan nilai-nilai yang ingin ditanamkan dalam diri peserta didik melalui materi tertentu.


6. Penilaian Produk

Penilaian hasil kerja peserta didik (produk) adalah penilaian berbasis kelas terhadap penguasaan keterampilan peserta didik dalam membuat suatu produk (proses) dan penilaian kualitas hasil kerja peserta didik tertentu.

Pelaksanaan penilaian produk meliputi penilaian berbasis kelas terhadap tahapan-tahapan sebagai berikut:

a. Tahap persiapan: Menilai ketrampilan merencanakan, merancang, menggali atau mengembangkan ide.
b. Tahap produksi: Menilai kemampuan memilih dan menggunakan bahan, alat, dan teknik kerja.
c. Tahap Penilaian (Apprasial).


7. Penilaian Diri

Merupakan penilaian yang dilakukan sendiri oleh peserta didik secara reflektif untuk membandingkan posisi relatifnya dengan kriteria yang telah ditetapkan.


8. Penilaian Berbasis Portofolio

Merupakan penilaian yang dilaksanakan untuk menilai keseluruhan entitas proses belajar peserta didik termasuk penugasan perseorangan dan/atau kelompok di dalam dan/atau di luar kelas dalam kurun waktu tertentu.

Dalam penilaian portofolio ada lima manfaat dasar portofolio. Thomas Armstrong menyebutnya “5 K penyusunan portofolio”, yaitu sebagai berikut:

a. Karya yang dihargai. Untuk mengakui dan menghargai hasil karya dan prestasi siswa selama satu tahun ajaran
b. Kognisi. Untuk membantu siswa menilai sendiri hasil karyanya
c. Komunikasi. Untuk mengkomunikasikan kemajuan proses belajar siswa kepada orang tua, pengasuh dan siswa sendiri
d. Kerjasama. Untuk menyediakan sarana bagi sekelompok siswa sehingga dapat menghasilkan karya cipta dan mengevaluasinya secara kolektif.
e. Kompetensi. Untuk menetapkan kriteria yang membandingkan hasil karya siswa dengan siswa lain, atau dengan titik acuan atau standar tertentu.

Dengan menggunakan penilaian portofolio, kompetensi peserta didik dapat diketahui yaitu dengan melihat berbagai kumpulan tugas-tugas yang dikerjakan peserta didik.


9. Ulangan Harian

Merupakan kegiatan yang dilakukan secara periodik untuk menilai kompetensi peserta didik setelah menyelesaikan satu sub-tema. Ulangan harian terintegrasi dengan proses pembelajaran lebih untuk mengukur aspek pengetahuan, dalam bentuk tes tulis, tes lisan, dan penugasan.


10. Ulangan Tengah Semester (UTS)

Merupakan kegiatan yang dilakukan oleh pendidik untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik setelah melaksanakan 8-9 minggu kegiatan pembelajaran.


11. Ulangan Akhir Semester (UAS)

Merupakan kegiatan yang dilakukan oleh pendidik untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik di akhir semester.










DAFTAR PUSTAKA


KEMENAG RI. 2014. Panduan Teknis Penilaian di Madrasah Ibtidaiyah. dilihat di https://www.academia.edu/9318181/Panduan_Teknis_Penilaian_di_MI

https://www.e-jurnal.com/2014/02/jenis-jenis-penilaian-berbasis-kelas.html?m=1

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Instrumen Penilaian Unjuk Kerja

 Mata Kuliah: Pengembangan Instrumen Tes Dosen Pengampu: Yumn Jamilah, M.Pd.T. Oleh: Anisa Eka Safitri (1911010015) Kelas/Semester: D/5 JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN INTAN LAMPUNG TAHUN AKADEMIK 2021 PENILAIAN UNJUK KERJA A. Pengertian Penilaian unjuk kerja merupakan penilaian yang dilakukan dengan mengamati kegiatan peserta didik dalam melakukan suatu pekerjaan/tugas. Tujuan penilaian unjuk kerja adalah untuk mengetahui apa yang siswa ketahui dan apa yang mereka lakukan. Dengan demikian penilaian unjuk kerja tersebut harus bermakna, autentik dan dapat mengukur penguasaan siswa. Autentik artinya realistis atau sesuai dengan kehidupan nyata. Penilaian ini cocok digunakan untuk menilai ketercapaian penguasaan kompetensi yang menuntut peserta didik melakukan tugas tertentu, seperti: praktik di bengkel/laboratorium, praktik sholat, praktik olah raga, presentasi, diskusi, bermain peran, memainkan alat musik, bernyanyi, dan m...

Uji Coba Instrumen Penilaian Agama Islam di MI/SD (Tes Tertulis)

 Mata Kuliah: Pengembangan Instrumen Tes Dosen Pengampu: Yumn Jamilah, M.Pd.T. Oleh: Anisa Eka Safitri (1911010015) Kelas/Semester: D/5 JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN INTAN LAMPUNG TAHUN AKADEMIK 2021 Uji Coba Instrumen Penilaian Agama Islam di MI/SD (Tes Tertulis) Ciri-ciri Tes Hasil Belajar yang Baik Adapun tes di katakan baik sebagai alat pengukur harus memenuhi persyaraan tes sebagai berikut: 1. Alat evaluasi harus Objektivitas, maksudnya tidak adanya unsur pribadi yang mempengaruhi lawan dari objektif adalah subyektif, artinya terdapat unsur pribadi yang masuk mempengaruhinya, untuk menghindari masuknya unsur subyekifitas maka penilaian harus di laksanakan dengan mengingat pedoman. 2. Evaluasi harus dilaksanakan secara kontinu (terus menerus), dengan demikian akan di peroleh gambaran yang lebih jelas tentang keadaan siswa. 3. Evaluasi harus dilaksanakan secara komperhensif (menyeluruh), yang dimaksud dengan komperhe...

Merancang Instrumen Penilaian Tes Tertulis

  Mata Kuliah: Pengembangan Instrumen Tes Dosen Pengampu: Yumn Jamilah, M.Pd.T. Oleh: Anisa Eka Safitri (1911010015) Kelas/Semester: D/5 JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN INTAN LAMPUNG TAHUN AKADEMIK 2021 Merancang Instrumen Penilaian Tes Tertulis A. Pengertian Dalam mengembangkan instrumen, Tuckman (1978) telah menunjukkan langkah-langkah yang dapat diikuti yaitu dengan menentukan tujuan dan variabel yang akan diukur, menentukan indikator, menulis butir-butir instrumen, serta menguji coba, dan mengevalusi instrumen. Tes tertulis merupakan tes dimana soal dan jawaban yang diberikan kepada peserta didik dalam bentuk tulisan. Dalam menjawab soal, peserta didik tidak selalu merespon dalam bentuk menulis jawaban tetapi dapat juga dalam bentuk yang lain seperti memberi tanda, mewarnai, menggambar, dan lain-lain. B. Bentuk-bentuk Dari Penilaian Tertulis 1. Tes Objektif Tes ini dikenal dengan istilah tes jawaban pendek, merupakan ...