Mata Kuliah:
Pengembangan Instrumen Tes
Dosen Pengampu:
Yumn Jamilah, M.Pd.T.
Oleh:
Anisa Eka Safitri (1911010015)
Kelas/Semester:
D/5
JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN INTAN LAMPUNG
TAHUN AKADEMIK 2021
PENILAIAN UNJUK KERJA
A. Pengertian
B. Teknik Penilaian Unjuk Kerja
Pengamatan unjuk kerja perlu dilakukan dalam berbagai konteks untuk menetapkan tingkat pencapaian kemampuan tertentu. Misalnya untuk menilai kemampuan siswa dalam melakukan titrasi asam basa perlu dilakukan pengamatan penyiapan alat dan bahan yang digunakan, cara memasang buret, cara menggunakan pipet volumetri, cara meneteskan larutan dari buret, cara menggunakan Erlenmeyer saat titrasi, ketepatan menentukan titik akhir titrasi dan lain-lain.
Untuk mengamati unjuk kerja peserta didik dapat dilakukan dengan menggunakan instrument daftar cek (check list) atau skala penilaian (rating scale).
1. Daftar cek (check list)
Penilaian unjuk kerja dapat dilakukan dengan menggunakan daftar cek (ya-tidak). Penilaian unjuk kerja yang menggunakan daftar cek, peserta didik mendapat nilai bila kriteria penguasaan kompetensi tertentu dapat diamati oleh penilai. Jika tidak dapat diamati, peserta didik tidak memperoleh nilai. Kelemahan cara ini adalah penilai hanya mempunyai dua pilihan mutlak, misalnya benar-salah, dapat diamati-tidak dapat diamati. Dengan demikian tidak terdapat nilai tengah, namun daftar cek lebih praktis digunakan mengamati subjek dalam jumlah besar.
2. Skala penilaian (rating scale)
Penilaian unjuk kerja yang menggunakan skala penilaian memungkinkan penilai memberi nilai tengah terhadap penguasaan kompetensi tertentu, karena pemberian nilai dapat dilakukan sesuai kualitas setiap tahap pekerjaan bukan hanya dilakukan atau tidak dilakukan. Masing-masing rentang penilaian sebaiknya menggunakan rubrik untuk menjamin objektifitas penilaian.
DAFTAR PUSTAKA
http://penilaianpembelajaran.blogspot.com/2014/03/penilaian-unjuk-kerja.html?m=1
Komentar
Posting Komentar